Tampilkan postingan dengan label info sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info sehat. Tampilkan semua postingan

Kamis, Mei 28, 2009

Mungkinkah bisa hamil tanpa sperma?

Bisakah seorang wanita hamil tanpa sperma pria? Tim peneliti dari Monash University, Australia, belakangan ini menemukan cara terbaru untuk membuahi sel telur dengan menggunakan bahan genetik dari sel apapun di dalam tubuh dan tidak menggunakan sperma. Diduga teknik itu sangat bermanfaat bagi pasangan tak subur yang sangat mendambakan hadirnya anak di tengah-tengah mereka. Para peneliti tersebut berhasil membuahi sel telur pada tikus dengan menggunakan sel-sel tubuh lainnya atau dikenal sebagai sel-sel somatik selengkapnya >>>

Libido tinggi ketika hamil


Ada dua kemungkinan yang berkaitan dengan gairah seksual ketika Anda sedang hamil, yaitu gairah seks dapat meningkat atau justru menurun dengan drastis. Kondisi itu dipengaruhi oleh hormon estrogen, namun penjelasan mengapa wanita yang satu bisa meningkat sedangkan yang lainnya menurun sangat bersifat psikologis dan individual. Selain itu, keadaan tersebut bisa saja disebabkan oleh hal-hal lainnya, seperti keharmonisan keluarga, latar belakang psikologis, dan lain-lain. selengkapnya >>>

Brokoli dapat mencegah infeksi dan kanker lambung

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Cancer Preventation Research menunjukkan bahwa mengkonsumsi brokoli dapat menghambat infeksi Helicobacter pylori, penyebab utama kanker lambung selengkapnya >>>

Manfaat buah apel

Apel banyak disukai karena rasanya yang khas. Berdasarkan penelitian, dalam satu buah apel saja diyakini memiliki banyak khasiat yang bermanfaat bagi tubuh. Apa saja kandungan buah apel? Dan manfaat apa saja yang bisa diperoleh dari sebuah apel? >>>Selengkapnya

Menagatasi tekanan darah tinggi atau hipertensi


Tekanan darah tinggi atau hipertensi telah menjadi penyakit yang umum bagi banyak orang saat ini, apalagi bagi mereka yang tinggal di kawasan perkotaan. Tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu faktor penyebab stroke, serangan jantung, dan juga gagal ginjal. Dan akibat terburuk dari penyakit ini adalah kematian. Karena itu, jika bisa, penyakit ini harus dicegah. Jika Anda memiliki tekanan darah yang tinggi, Anda dapat mengendalikan penyakit ini. Bagaimana cara mencegah dan mengendalikan darah tinggi atau hipertensi?>>>selengkapnya

Rabu, Mei 27, 2009

seks dan kehamilan


Seorang wanita yang sedang hamil dilarang untuk melakukan hubungan seksual. Katanya hubungan seks saat hamil akan membahayakan bayi atau Orgasme bisa membuat bayi keluar secara paksa (lahir prematur). Apakah memang benar begitu? Selengkapnya

Kamis, Mei 07, 2009

Bayi Tak Butuh "Kehangatan" Berlebihan

Niat mulia tak selamanya berbuah positif. Memberi kehangatan berlebihan pada bayi, misalnya, bisa jadi bumerang. Selama ini orangtua begitu takut bayinya kedinginan, sehingga merasa perlu mempersenjatai putra-putri tersayang dengan baju hangat, selimut, topi, sarung tangan, sampai kaus kaki tebal. Bahkan ada orangtua yang sampai menutup rapat-rapat pintu, jendela, lubang angin, melarang pemakaian kipas angin, mematikan AC hanya agar bayinya selamat dari bahaya "masuk angin".

Tak ketinggalan, kebiasaan membaluri minyak telon atau minyak kayu putih di tubuh bayi. Padahal di samping bikin kepanasan, minyak-minyak itu juga bisa mengubah kulit bayi menjadi kehitaman dan hangus. Pendek kata, banyak orangtua tak sadar, kepungan "sarana dan prasarana penghangat" justru menjadi penyebab bayi menangis lantaran kegerahan.

Gerah membuat bayi banyak mengeluarkan keringat, sehingga kehilangan banyak air dengan garam-garamnya. Alhasil, dia jadi gampang haus, badan lemah sehingga mudah terkena batuk-pilek. Jadi, banyak orangtua (mungkin termasuk Anda) selama ini memperlakukan bayinya secara salah alias salah kaprah? Begitulah kira-kira. Mengapa? Karena bayi punya jaringan asam cokelat!
Begini penjelasannya



Setiap manusia butuh energi untuk melakukan beragam aktivitas. Energi itu datang dari hasil pembakaran gula, lemak, maupun protein. Kelebihan gula dalam darah, misalnya, diubah oleh hormon insulin menjadi glikogen, sehingga kadar gula darah tetap dalam batas-batas normal. Glikogen ini menjadi cadangan energi yang terutama disimpan di dalam otot, jantung, dan hati.

Cadangan energi glikogen hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan energi tubuh selama 24 jam. Hal ini berbeda dengan cadangan energi dari lemak yang dapat memenuhi kebutuhan energi tubuh selama beberapa pekan. Karena tidak larut dalam air, pembakaran lemak jadi lebih stabil dan lebih dapat diandalkan ketimbang pembakaran gula yang larut dalam air. Itu sebabnya, jika ada beban pekerjaan nan berat, jantung dan otot lebih banyak memakai energi dari lemak.

Selanjutnya, kelebihan lemak dalam darah akan disimpan di jaringan lemak. Jaringan lemak sendiri ada dua macam. Pertama, jaringan lemak putih yang menyimpan lemak dalam selnya, dan tersebar di seluruh tubuh, terutama rongga perut dan jaringan di bawah kulit. Kedua, jaringan lemak cokelat, terutama terdapat pada bayi yang lahir cukup bulannya dan terbatas ada di jaringan bawah kulit leher dan punggung.

Jaringan lemak cokelat ini makin berkurang dan menyusut pada anak yang lebih besar dan hanya tertinggal sedikit pada orang dewasa. Dia bisa membuang kelebihan energi, misalnya akibat makan berlebihan, dengan membakarnya menjadi panas. Keistimewaan lain, selnya dapat menyimpan sampai 40% lemak bayi. Kenaikan suhu tubuh oleh jaringan ini bisa mencapai tiga kali lipat ketimbang kenaikan suhu yang disebabkan aktivitas olahraga.

Jelas sudah, dengan bekal jaringan lemak cokelatnya, bayi tidak mudah kedinginan. Sebaliknya, mudah kepanasan. Dibandingkan dengan orang dewasa muda, daya tahan bayi terhadap udara dingin lebih tinggi sekitar 50C. Jadi, jika orang dewasa sudah menggigil pada suhu 20 derajat C, bayi tidak merasakan hal yang sama. Buat bayi suhu 20 derajat C setara dengan 25 derajat C. Sebaliknya, suhu 25 derajat C yang cukup dingin buat orang dewasa bisa bikin bayi kegerahan. Sebab, 25 derajat C-nya orang dewasa sama dengan 30 derajat C-nya bayi.

Itu sebabnya, meski berada di ruang ber-AC, bayi belum tentu kedinginan. Juga tak perlu dipanasi dengan minyak telon atau minyak kayu putih. Susu pun tidak perlu selalu dicampur air hangat. Bayi berumur beberapa bulan bahkan lebih suka susunya didinginkan di lemari es. Kalau boleh memilih, bayi pasti lebih suka mandi dengan air dingin, apalagi kalau udara sedang panas. Kesimpulannya, jangan membandingkan kondisi bayi dengan kita, orang dewasa!
sumber:(intisari & sehatgroup.web.id)

Antibiotik & Kekebalan Tubuh pada Anak

ULASAN mengenai perlunya mewaspadai penggunaan antibiotik secara tidak rasional sudah sering dibahas. Akan tetapi, bagaimanapun, "kampanye" memerangi penggunaan antibiotik secara irasional itu masih kalah marak dibandingkan dengan kenyataan yang terjadi di lapangan.

Anak-anak termasuk bayi adalah golongan usia yang secara tidak langsung kerap menjadi obyek "ceruk pasar" dari berbagai produk antibiotik yang diresepkan dokter. Hingga hari ini pun sebagian dokter masih kerap menunjukkan sikap ketidaksukaan jika menghadapi pasien cerewet alias kritis. Masih banyak pula pasien-yang notabene konsumen medis- segan banyak bertanya kepada dokter, dan memilih manggut-manggut saja jika diberi obat apa pun oleh dokter.

"Sebenarnya kan lucu jika kita tidak tahu apa sebenarnya yang kita bayar. Terlebih yang kita bayar itu untuk dikonsumsi oleh anak kita yang merupakan amanat Tuhan. Ketidaktahuan ini sering kali dibiarkan oleh kalangan medis, malah kerap dimanfaatkan," ujar dr Purnamawati S Pujiarto, SpAK, MMPed, yang aktif mengedukasi para orangtua dalam mengonsumsi produk dan jasa medis, termasuk melalui milis (mailing list).

Seperti dipaparkan Purnamawati, antibiotik berasal dari kata anti dan bios (hidup, kehidupan). Dengan demikian, antibiotik merupakan suatu zat yang bisa membunuh atau melemahkan suatu makhluk hidup, yaitu mikro-organisme (jasad renik) seperti bakteri, parasit, atau jamur. Antibiotik tidak dapat membunuh virus sebab virus memang bukan "barang" hidup. Ia tidak dapat berkembang biak secara mandiri dan membutuhkan materi genetik dari sel pejamu, misalnya sel tubuh manusia, untuk berkembang biak.

Sementara masih kerap terjadi, dokter dengan mudahnya meresepkan antibiotik untuk bayi dan balita yang hanya sakit flu karena virus. Memang gejala yang menyertai flu kadang membuat orangtua panik, seperti demam, batuk, pilek.
antibiotik yang dianggap sebagai "obat dewa". Pasien irasional seperti ini seperti menuntut dokter menjadi tukang sihir. Padahal, antibiotik tidak mempercepat, apalagi melumpuhkan, virus flu.

"Orangtua sebagai yang dititipi anak oleh Tuhan harusnya tak segan-segan bertanya sama dokter. Apakah anaknya benar-benar butuh antibiotik?
Bukankah penyebabnya virus? Tanyakan itu kepada dokter," kata Purnamawati tegas. Namun, kadangkala menghadapi orangtua yang bersikap kritis, sebagian dokter beralasan antibiotik harus diberikan mengingat stamina tubuh anak sedang
turun karena flu. Jika tidak diberi antibiotik, hal itu akan memberi peluang virus dan kuman lain menyerang.

Mengenai hal itu, Purnamawati menanggapi, "Sejak lahir kita sudah dibekali dengan sistem imunitas yang canggih. Ketika diserang penyakit infeksi, sistem imunitas tubuh terpicu untuk lebih giat lagi. Infeksi karena virus hanya bisa diatasi dengan meningkatkan sistem imunitas tubuh dengan makan baik dan istirahat cukup, serta diberi obat penurun panas jika suhunya di atas 38,5 derajat Celsius. Jadi, bukan diberi antibiotik. Kecuali kalau kita punya gangguan sistem imun seperti terserang HIV. Flu akan sembuh dengan sendirinya, antibiotik hanya memberi efek plasebo (bohongan)."

Hal senada juga secara tegas dikatakan farmakolog Prof dr Iwan Darmansjah, SpFk. "Antibiotik yang diberi tidak seharusnya kepada anak malah merusak sistem kekebalan tubuhnya. Yang terjadi anak malah turun imunitasnya, lalu
sakit lagi. Lalu jika dikasih antibiotik lagi, imunitas turun lagi dan sakit lagi. Terus begitu, dan kunjungan ke dokter makin sering karena anak tambah mudah sakit," ujar Iwan.

PURNAMAWATI menggarisbawahi, antibiotik baru dibutuhkan anak ketika terserang infeksi yang disebabkan bakteri.
Contoh penyakit akibat infeksi bakteri adalah sebagian infeksi telinga, infeksi sinus berat, radang tenggorokan akibat infeksi kuman streptokokus, infeksi saluran kemih, tifus, tuberkulosis, dan diare akibat amoeba hystolytica. Namun jika antibiotik digunakan untuk infeksi yang nonbakteri, hal itu malah menyebabkan berkembang biaknya bakteri yang resisten.

"Perlu diingat juga, untuk radang tenggorokan pada bayi, penelitian membuktikan 80-90 persen bukan karena infeksi bakteri streptokokus, jadi tidak perlu antibiotik. Radang karena infeksi streptokokus hampir tidak pernah terjadi pada usia di bawah dua tahun, bahkan jarang hingga di bawah empat tahun," kata Purnamawati.

Beberapa keadaan yang perlu diamati jika anak mengonsumsi antibiotik adalah gangguan saluran cerna, seperti diare, mual, muntah, mulas/kolik, ruam kulit, hingga pembengkakan bibir, kelopak mata, hingga gangguan napas. "Berbagai penelitian juga menunjukkan, pemberian antibiotik pada usia dini akan mencetuskan terjadinya alergi di masa yang akan datang," kata Purnamawati tandas.

Kemungkinan lainnya, gangguan akibat efek samping beberapa jenis antibiotik adalah demam, gangguan darah di mana salah satu antibiotik seperti kloramfenikol dapat menekan sumsum tulang sehingga produksi sel-sel darah menurun. Lalu, kemungkinan kelainan hati, misalnya antibiotik eritromisin, flucloxacillin, nitrofurantoin, trimetoprim, sulfonamid. Golongan amoxycillin clavulinic acid dan kelompok makrolod dapat menimbulkan allergic hepatitis. Sementara antibiotik golongan
aminoglycoside, imipenem/meropenem, ciprofloxacin juga dapat menyebabkan gangguan ginjal.

Jika anak memang memerlukan antibiotik karena terkena infeksi bakteri, pastikan dokter meresepkan antibiotik yang hanya bekerja pada bakteri yang dituju, yaitu antibiotik spektrum sempit (narrow spectrum antibiotic). Untuk infeksi bakteri yang ringan, pilihlah yang bekerja terhadap bakteri gram positif, sementara infeksi bakteri yang lebih berat (tifus, pneumonia, apendisitis) pilihlah antibiotik yang juga membunuh bakteri gram negatif. Hindari pemakaian salep antibiotik (kecuali infeksi mata), serta penggunaan lebih dari satu antibiotik kecuali TBC atau infeksi berat di rumah sakit.

Jika anak terpaksa menjalani suatu operasi, untuk mencegah infeksi sebenarnya antibiotik tidak perlu diberikan dalam jangka waktu lama. "Bahkan pada operasi besar seperti jantung, antibiotik cukup diberikan untuk dua hari saja," ujar Iwan. Purnamawati menganjurkan, para orangtua hendaknya selalu memfotokopi dan mengarsip segala resep obat dari dokter, dan tak ada salahnya mengonsultasikan kepada ahli farmasi sebelum ditebus.

Sejak beberapa tahun terakhir, sudah tidak ditemukan lagi antibiotik baru dan lebih kuat. Sementara kuman terus menjadi semakin canggih dan resisten akibat penggunaan antibiotik yang irasional. Inilah yang akan menjadi masalah besar kesehatan masyarakat. Antibiotik dalam penggunaan yang tepat adalah penyelamat, tetapi jika digunakan tidak tepat dan brutal, ia akan menjadi bumerang. "Antibiotik seperti pisau bermata dua. Untuk itu, media massa berperan besar menginformasikan hal ini dan tidak perlu khawatir jika industri farmasi ngambek tak mau beriklan," tutur Iwan.
sumber:kompas

Wanita Menopause Lebih Cepat Terserang Penyakit?

Apakah wanita yang sudah menopouse akan lebih cepat terserang penyakit dan cepat lelah?

Pada saat menopause, wanita mengalami kondisi di mana hormon seksual (terutama estrogen dan progesteron) yang sebelumnya diproduksi menjadi tidak diproduksi lagi. Konsekuensi dari tidak diproduksinya lagi hormon-hormon ini adalah terjadinya penyakit-penyakit inflamasi yang bersifat kronik, seperti penyakit jantung, kanker, osteoporosis, Alzhaimer, dan penyakit autoimun.

Sebelum masa menopause, kadar estrogen seimbang dan inflamasi/radang yang terjadi umumnya sedang-sedang saja dan tubuh pada dasarnya berfungsi secara efektif untuk mencegah masuknya kuman-kuman yang merugikan. Hal ini akan berangsur-angsur berubah seiring dengan berhentinya produksi estrogen pada masa menopause.

Penelitian membuktikan, pada wanita dengan kadar estrogen yang rendah seperti pada wanita menopause lebih berisiko terhadap terjadinya proses inflamasi kronik. Beberapa teori mengatakan hubungannya adalah dengan rendahnya produksi estrogen, menyebabkan penambahan berat badan yang berarti bertambahnya jumlah sel lemak. Sel lemak memproduksi "protein cytokines" yang bersifat pro-inflamasi. Dengan bertambahnya jumlah sel lemak maka protein cytokine ini juga bertambah dan berisiko dengan semakin mudahnya terpapar infeksi yang bersifat kronik.

Tanda dan gejala yang menyertai menopause:

1. Rasa panas di muka (tiba-tiba panas dan berkeringat).
2. Sakit kepala, pelupa, lekas marah.
3. Perasaan cemas gelisah.
4. Jantung berdebar-debar.
5. Gangguan tidur, mudah tersinggung, cepat lelah.
6. Tulang-tulang sakit, nyeri sendi, nyeri tulang belakang.
7. Kesemutan ditangan dan kaki.
8. Kulit mulai keriput, rambut mulai rontok.
9. Produksi cairan vagina berkurang sehingga sakit saat senggama.
10. Libido seks terganggu, konsentrasi terganggu.
11. Kurang percaya diri.
12. Kadar kolesterol meningkat dalam darah.

Jadi, jika dibandingkan dengan wanita yang belum menopause, wanita yang sudah menopause memang akan lebih mudah terserang penyakit seperti penyakit jantung, kanker, osteoporosis, Alzhaimer, dan penyakit autoimun.

Apakah akan cepat lelah? Karena pada wanita menopause biasanya mengalamai insomnia (sulit tidur), keringat, dan kepanasan di malam hari, hal ini akan mengganggu istirahat/tidur di waktu malam. Akibatnya pada siang hari akan terjadi kelelahan. Penyebab lainnya juga bisa akibat reaksi hormonal yang menyebabkan perubahan metabolisme tubuh.

Pencegahan yang bisa dilakukan adalah:

1. Mengonsumsi makanan-makanan bergizi yang secara alami bersifat anti-inflamasi, seperti whole grain, buah-buahan, ikan, sayuran berdaun hijau tua, kacang-kacangan, dan memasak dengan minyak zaitun. Hindari konsumsi makanan yang mengandung trans fat, seperti margarin.
2. Berolahraga yang teratur, sebab olahraga teratur akan mengurangi jumlah deposit lemak.
3. Merokok, minum alkohol, dan obat-obatnan harus dihindari karena bersifat pro-inflamasi dan merusak jaringan yang sehat.
4. Hindari stres, karena stres dapat merusak sistem pertahanan tubuh.
5. Tidur yang cukup akan sangat bermanfaat untuk mencegah proses inflamasi kronik.

Meskipun terlihat ada hubungan antara menopause dengan proses peradangan, namun hal ini tentunya masih harus dipelajari lebih lanjut untuk lebih membuktikan hubungannya.
sumber:info-sehat.com

Rabu, Mei 06, 2009

Secangkir Coklat Mencegah Stroke+Serangan Jantung

Berdasarkan pengalaman sejarah, coklat diketahui sebagai obat berbagai penyakit. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa coklat mungkin juga memiliki manfaat untuk mengobati penyakit jantung dan stroke. Sebuah tim penelitian di Southampton, Inggris, memperlihatkan bahwa konsumsi secangkir coklat dapat mencegah seseorang dari penggumpalan darah.

Ketika darah yang menggumpal terjadi di otak atau hati, kemungkinan besar akan berakibat fatal. Sel-sel di dalam darah yang disebut platelet adalah penyebab penggumpalan tersebut dan tim peneliti menunjukkan bahwa coklat dapat melawan fungsi platelet.

Coklat mengandung zat yang disebut flavinoid yang juga ditemukan pada anggur merah. Flavinoid dapat mencegah penyakit jantung koroner. Bagaimanapun juga, penelitian mereka telah menemukan kandungan lain dalam coklat yang mungkin berguna untuk melawan platelet.

Temuan tersebut dapat digunakan untuk terapi pencegahan penyakit jantung dan stroke. Tapi, bisa juga berarti bahwa secangkir coklat panas yang lezat hanya penting bagi orang yang memiliki penyakit berisiko tinggi.

Penelitian lain di Belanda telah menunjukkan bahwa tipe darah manusia menentukan besarnya risiko menderita deep vein trombosis (DVT). Penelitian tersebut menunjukkan bahwa tipe darah A, B, atau AB memiliki risiko DVT yang tinggi.

Tipe darah A tanpa kandungan O berisiko tinggi karena membawa varian protein yang disebut faktor V Leiden yang mempengaruhi terjadinya penggumpalan. Varian protein ini ditemukan pada sekitar 3% dari keturunan Eropa.

Penelitian ini menunjukkan bahwa informasi pada tipe darah mungkin memegang peranan dalam pengaturan DVT, khususnya untuk membawa varian protein ini. Dengan demikian, penting bagi setiap orang untuk mengetahui jenis darahnya.
sumber: info-sehat.com

Asam Folat Berfungsi Untuk Menormalkan Sperma

Asam folat selain bermanfaat melindungi janin agar tidak cacat saat lahir, juga berfungsi membuat sperma normal. Betulkah?

Selama ini asam folat banyak dikonsumsi ibu hamil untuk mencegah janin mengalami cacat saat lahir. Namun, para ilmuwan dari Universitas California, Amerika Serikat (AS), menemukan bahwa asam folat bermanfaat membuat sperma tetap subur dan normal.

"Kami menemukan adanya hubungan yang kuat antara kebiasaan mengonsumsi asam folat yang tinggi dan gangguan sperma tidak normal. Pria yang biasa mengonsumsi asam folat diketahui bisa memperbaiki kondisi sperma menjadi normal," papar Brenda Eskenazi, peneliti dari Universitas California, seperti dilansir jurnal Human Repoduction.

Dalam penelitian itu, Brenda melakukan pengujian dengan memberikan asupan asam folat berbagai takaran, dari 722 hingga 1.150 mikrogram kepada sejumlah pria. Hasilnya, pria yang diberikan suplemen asam folat dengan kadar tinggi atau banyak mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat tinggi, seperti sayuran hijau, kondisi spermanya lebih normal. Hal itu disimpulkan bisa memperbaiki kondisi sperma pria yang tidak normal karena adanya kromosom yang rusak atau hilang.

Biasanya kondisi sperma yang tidak normal ini dikenal dengan istilah aneuploidity. Gangguan gejala aneuploidity pada sperma tak bisa dianggap enteng.

Sperma yang mengalami kerusakan kromosom atau jumlah kromosomnya tidak lengkap diduga bisa menyebabkan terjadinya keguguran dan janin lahir mengalami down syndrome dan chromosomal syndromes. Jadi, dengan mengonsumsi asam folat, pria bukan hanya mendapatkan manfaat memperbaiki kualitas sperma. Mereka bisa ikut membantu mendapatkan calon anak yang sehat.

"Pria yang mengonsumsi asam folat lebih tinggi, sekitar 1.150 mikrogram, bisa memperbaiki kondisi sperma lebih baik sebanyak 25 persen. Sebaliknya, yang konsumsi asam folat lebih rendah, sekitar 722 mikrogram, hanya memperbaiki sekitar 20 persen kondisi spermanya,"" papar Eskenazi.

Eskenazi dan timnya memperkirakan, pada pria normal dan sehat ada sekitar 1-4 persen sperma yang mengalami gejala aneuploidity. Namun, jumlahnya bisa bervariasi lagi tergantung kebiasaan dan pola hidup sehari-hari. Estimasi itu berdasarkan analisis Eskenazi terhadap contoh sperma dari 89 pria dari berbagai usia yang sehat dan tidak merokok.

Selain itu, Eskenazi menanyakan kebiasaan pola makan, seperti sering mengonsumsi zat seng, asal folat, vitamin C, vitamin E, betakarotin, baik berupa suplemen maupun yang terkandung dalam berbagai jenis makanan.

Dari penelitian itu diketahui bahwa pria akan lebih subur dan kualitas spermanya lebih baik, jika suka mengonsumsi berbagai jenis vitamin.

"Penelitian ini semakin menguatkan bahwa kebiasaan pola makan yang sehat berpengaruh sangat luas, termasuk menjaga kondisi sperma," ujar Eskenazi.

Untuk itu, para ilmuwan merekomendasikan kepada para pria yang berusia 19 tahun ke atas mengonsumsi asam folat sekitar 400 mikrogram per hari. Selain itu, para pria disarankan banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat seng dan betakarotin. Sementara itu, bagi seorang calon ayah sebaiknya mengonsumsi dalam jumlah lebih besar lagi, untuk menghindari terjadinya aneuploidity.
sumber:info-sehat.com

Cara Membedakan Madu yang Asli dan Palsu

Madu banyak dikonsumsi orang untuk mencegah penyakit. Biasanya dikonsumsi 1 hingga 2 kali sehari sebanyak satu sendok makan.

Namun bagaimana cara mengetahui madu yang asli dan yang palsu?

1. Mencampurnya dengan kuning telur
Campurkan dua sendok makan madu dengan kuning telur, lalu kocok. Jika kuning telur tampak mengkristal seperti matang, maka madu Anda asli.
2. Kocok madu dalam botol
Madu yang asli jika dikocok akan berbusa. Busa dan udara yang terbentuk akan naik dan menekan tutup botol sehingga ketika tutup botol dibuka akan terdengar suara letupan kecil.
3. Teteskan madu pada kertas koran
Jika madu yang Anda miliki adalah madu yang asli, tidak mudah diserap kertas, karena kadar air yang terkandung di dalam madu asli lebih rendah dibandingkan madu palsu.
4. Madu asli memiliki rasa lebih asam
Madu yang palsu memiliki rasa lebih manis karena ditambahkan gula, sehingga akan dikerubungi oleh semut jika dibiarkan dalam keadaan terbuka.
sumber: info-sehat.com

Konsumsi Serat Tinggi Mencegah resiko Praeklampsia

bu hamil yang meningkatkan konsumsi serat tinggi sebanyak 5 gram setiap harinya dapat mengurangi resiko terjadinya Praeklampsia.

Praeklampsia merupakan sebuah komplikasi yang serius dan berpotensi fatal dari kehamilan, ditandai dengan tekanan darah tinggi, kenaikan berat badan yang cepat, protein dalam kemih setelah kehamilan berusia 20 minggu. Perubahan dramatis dalam lemak darah dapat mendahului kondisi-kondisi ini.

Seorang dokter dari Seatlle dan rekannya menemukan konsumsi serat tinggi sebelum dan selama kehamilan sangat mengurangi resiko praeklampsia pada 1538 wanita yang dimonitor selama masa kehamilannya. Enam puluh empat orang dari mereka mengalami praeklampsia.

Para peneliti memperhitungkan bahwa penambahan setiap 5 gram serat setiap harinya menghasilkan 14% pengurangan terhadap resiko praeklampsia. Mereka juga telah memperhitungkan faktor potensi lain di dalamnya, seperti konsumsi energi total, usia Ibu, etnik / ras, berat tubuh sebelum kehamilan, jumlah kehamilan.

Wanita dengan konsumsi serat tertinggi memiliki trigliserida yang hampir 12 poin lebih rendah dan lipoprotein berkepadatan tinggi (HDL / kolesterol baik) yang lebih dari 2,6 poin lebih tinggi daripada wanita dnegan konsumsi serat harian terendah.
sumber:info-sehat.com

Konsumsi Serat Tinggi Mencegah resiko Praeklampsia

bu hamil yang meningkatkan konsumsi serat tinggi sebanyak 5 gram setiap harinya dapat mengurangi resiko terjadinya Praeklampsia.

Praeklampsia merupakan sebuah komplikasi yang serius dan berpotensi fatal dari kehamilan, ditandai dengan tekanan darah tinggi, kenaikan berat badan yang cepat, protein dalam kemih setelah kehamilan berusia 20 minggu. Perubahan dramatis dalam lemak darah dapat mendahului kondisi-kondisi ini.

Seorang dokter dari Seatlle dan rekannya menemukan konsumsi serat tinggi sebelum dan selama kehamilan sangat mengurangi resiko praeklampsia pada 1538 wanita yang dimonitor selama masa kehamilannya. Enam puluh empat orang dari mereka mengalami praeklampsia.

Para peneliti memperhitungkan bahwa penambahan setiap 5 gram serat setiap harinya menghasilkan 14% pengurangan terhadap resiko praeklampsia. Mereka juga telah memperhitungkan faktor potensi lain di dalamnya, seperti konsumsi energi total, usia Ibu, etnik / ras, berat tubuh sebelum kehamilan, jumlah kehamilan.

Wanita dengan konsumsi serat tertinggi memiliki trigliserida yang hampir 12 poin lebih rendah dan lipoprotein berkepadatan tinggi (HDL / kolesterol baik) yang lebih dari 2,6 poin lebih tinggi daripada wanita dnegan konsumsi serat harian terendah.
sumber:info-sehat.com

Rabu, April 29, 2009

Jus Kurangi Keampuhan Obat

Jangan sembarangan meminum jus, terutama ketika Anda sedang dalam masa pengobatan. Jenis obat yang khasiatnya menurun jika dibarengi dengan jus adalah obat untuk penyakit jantung, kanker, reaksi penolakkan pasca transplantasi organ dan infeksi.

Jus jeruk, grapefruit (semacam jeruk yang bentuknya lebih besar) , dan apel dapat mengurangi kemampuan tubuh menyerap beberapa jenis obat tertentu. Bahkan dapat membuat obat tersebut kehilangan daya penyembuhnya. Demikianlah seperti yang diungkapkan para peneliti Kanada.

David Bailey, profesor farmakologi klinis dari University of Western Ontario merupakan peneliti pertama yang mengungkapkan bahwa grapefruit dapat meningkatkan penyerapan beberapa jenis obat hingga berkemungkinan mengubah obat yang seharusnya aman menjadi berbahaya. Setelah itu, Bailey membuat penelitian serupa sebagai bagian dari penelitian berkelanjutannya. Hasilnya adalah sari buah grapefruit dan beberapa jenis buah lainnya mengurangi penyerapan beberapa jenis obat oral, padahal jenis obat-obatan tersebut sangat diperlukan oleh para penyandang penyakit kronis.

Kesimpulan ini diambil setelah tim periset meneliti partisipan sehat yang minum obat antihistamin yang digunakan untuk menanggulangi alergi, dengan jus grapefruit, air putih yang diberi naringin (sehingga rasanya masam seperigrapefruit), dan air putih biasa. Ternyata, obat yang diminum menggunakan jus grapefruit kehilangan setidaknya setengah efektifitas dosisnya dibanding obat yang diminum dengan air biasa. Sementara, air yang diberi naringin, menghalangi kandungan pengankut penting dalam obat, yang berfungsi membawa obat dari usus kecil menuju aliran darah. Dengan terhalangnya kandungan pengangkut yang penting ini maka secara otomatis penyerapan obat akan berkurang, bahkan dapat menipiskan keuntungan medis obat tersebut.
sumber: info-sehat.com

Kesuburan Wanita

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kesuburan seorang wanita. Contohnya saja:

1. Disfungsi hormon.
2. Gangguan pada ovarium.
3. Penyakit metabolisme.

Kesuburan wanita sangat erat kaitannya dengan umur. Pada usai 8 hingga 30 tahun, wanita memiliki tingkat kesuburan paling tinggi. Umumnya tingkat kesuburan ini mulai menurun 5 hingga 10% pada usia 30 hingga 35 tahun, dan menurun kurang lebih 30% pada wanita yang telah berada di atas 35 tahun.

Ketika wanita mencapai usai 40 tahun, penurunan ini mencapai angka lebih dari 50%. Hal ini disebabkan oleh menurunnya kemampuan sel telur untuk dibuahi, seiring dengan pertambahan usia wanita.

Namun, secara teori selama ovarium masih normal, maka kemungkinan untuk hamil masih ada. Walaupun kemungkinan itu tidak terlalu besar.

Kehamilan terjadi ketika ada pertemuan antara sel telur dengan sperma. Ada banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan terjadinya kehamilan. Dari sisi suami, perhatikan juga jumlah dan kualitas spermatozoa dan hal-hal yang dapat mempengaruhi produksi dan kualitas sperma. Contohnya: apakah terlalu kurus atau gemuk. Atau, apakah ada sumbatan saluran sperma, perokok, peminum alkohol?

Dari sisi istri, perhatikan faktor infeksi atau penyakit, kelainan pada saluran reproduksi, tiroid, kencing manis, dan lain sebagaianya.
sumber:info-sehat.com

Teknik Perawatan Untuk Masalah Ketidaksuburan

Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu:

Inseminasi Buatan

Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya.

GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer)

GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope, sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan.

IVF (In Vitro Fertilization)

IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. Lalu setelah terjadi pembuahan, hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks.

ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer)

ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. Kemudian setelah sel telur dibuahi, dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT.

ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection)

ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. Dengan teknik ini, sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur.
sumber: info-sehat.com

Jumat, April 24, 2009

Gigitan Ular Berbisa

Jika tergigit ular berbisa sekali, usahakan jangan bergerak terlalu banyak. Semakin banyak gerak akan semakin mempercepat bisa ular menyebar ke seluruh tubuh. Angkat si sakit dengan usungan. Ikatlah bagian badan tepat di atas luka gigitan dengan sehelai kain. Jangan mengikat terlalu kencang. Segera bawa ke dokter terdekat. Bila jauh dari fasilitas kesehatan/dokter, lakukan sayatan pada luka gigitan baru dengan pisau yg telah bebas kuman, kemudian hisaplah dan ludahkan secepatnya, lakukan beberapa kali.

Catatan: Jangan menyayat atau menghisap luka gigitan yang telah lebih dari 1/2 jam. Menghisap harus dengan mulut yang sehat & tidak ada luka di mulut.

sumber:solusisehat.net

Tips Panjang Umur

* Konsumsi makanan yang mudah dicerna
* Hindari makanan yang terlalu manis dan gurih ( tart, cake, gorengan )
* Bila mengalami kesukaran mengunyah, haluskan makanan dengan mencincang atau membuatnya lunak.
* Konsumsilah makanan dalam jumlah sedikit namun sering
* Perbanyak konsumsi sayur ( wortel, brokoli, tomat ) dan buah-buahan
* Lebih baik pilih ikan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Jadikan daging ayam, daging sapi, domba sebagai pilihan kedua
* Jika kemungkinan pilih makanan yang berasal dari sayuran atau hewan muda.
* Jika perlu tambahkan dalam menu makan Anda suplemen kesehatan

sumber:solusisehat.net

Khasiat Tertawa untuk Kesehatan

"Badut itu seperti aspirin, hanya saja ia bekerja dua kali lebih cepat," kata almarhum Groucho Marx, bintang film komedi yang kata-katanya sering dikutip orang. Mengapa ia bisa bilang begitu? Bagaimana cara tawa menyembuhkan penyakit?

1. Tawa itu meringankan rasa khawatir. Sebab, seseorang tidak dapat tertawa dan merasa takut secara bersamaan. Secara fisik itu tidak mungkin. Tawa juga mengecilkan sumber dan ukuran rasa takut kita.
2. Tawa mengurangi rasa ingin sendiri. Sebab, tawa membuat kita ingin bersosialisasi dengan orang lain dan meringankan rasa kesendirian.
3. Tawa mengurangi agresi dan konflik. Orang yang tertawa tidak dapat berbuat kasar pada orang lain.
4. Sistem kekebalan tubuh jadi lebih kuat dengan tertawa, kadar hormon stres pun berkurang, jantung dan sistem peredaran darah lebih sehat, serta otot menjadi lebih rileks.
5. Tertawa adalah sumber latihan jantung yang sehat, khususnya bagi orang yang telah berusia lanjut. Selain itu, juga akan membuat pola napas khusus yang baik bagi kesehatan organ-organ pernapasan.
6. Tawa bekerja seperti virus karena menyebar dengan cepat. Menyebarkannya ke seluruh dunia akan mengurangi kemarahan dan kekerasan.
7. Kesehatan mental kita menjadi lebih baik dengan tertawa. Stres berkurang, begitu pula rasa marah dan khawatir, tapi rasa bahagia dan sikap positif meningkat.
8. Membuat kita menjadi lebih kreatif dan mampu memecahkan masalah. Kepuasan kerja pun meningkat. Kita dapat bekerja lebih keras namun merasa nyaman. Singkatnya, produktivitas meningkat.
9. Semua orang bisa tertawa. Manusia dilahirkan dengan bakat untuk tertawa. Sense of humor tidak terlalu diperlukan untuk tertawa.
10. Tertawa adalah proses alami yang mengurangi rasa sakit, baik secara fisik maupun emosional. Ini adalah obat alami dari tubuh sendiri. Banyaklah tertawa dan Anda akan merasakan ternyata hanya butuh sedikit obat untuk menikmati hidup.
sumber:solusisehat.net